Videografer Pemula – Di fase belajar, siapapun pasti pernah melakukan kesalahan termasuk videografer pemula. Dari mulai pencahayaan yang kurang baik, kesalahan dalam audio, dan lain sebagainya. Jangan pernah takut membuat kesalahan karena dari situlah kita bisa belajar untuk menjadi yang lebih baik lagi. Yuk kita simak apa saja sih kesalahan-kesalahan yang sering dilakukan oleh videografer pemula!

Pencahayaan yang Kurang Baik

Keterbatasan pencahayaan maupun salah pengambilan angle bisa menghasilkan gambar dengan pencahayaan yang kurang baik. Walaupun sebenarnya bisa dibantu dalam proses pengeditan tapi ada baiknya jika pada saat pengambilan gambar untuk memperhatikan pencahayaan agar memiliki hasil yang berkualitas. Pencahayaan adalah elemen yang penting dalam pembuatan video. JIka diluar ruangan, kalian bisa memanfaatkan cahaya matahari dengan memperhitungkan angle yang tepat agar tidak backlight. Jika di dalam ruangan atau di malam hari, kalian bisa memanfaatkan peralatan pencahayaan agar menghasilkan gambar yang menarik dan bagus.

Audio dan Efek Suara

Selain pencahayaan, audio adalah elemen penting lainnya. Audio dan efek suara sangat mempengaruhi ambience dalam suatu video. VIdeografer pemula dengan peralatan terbatas kadang hanya mengandalkan mikrofon bawaan kamera tapi sayangnya audio yang dihasilkan biasanya tidak terlalu baik. Ada baiknya jika menyiapkan mikrofon eksternal seperti clip on ataupun alat perekam suara saat pengambilan gambar. Ada tiga jenis mikrofon yang bisa digunakan dengan kondisi tertentu. Misalnya mikrofon lavalier/clip on bisa digunakan di tempat bising sementara di tempat tenang bisa menggunakan mikrofon shotgun. Sementara ada mikrofon cardioid yang bisa digunakan untuk pengambilan voice-over dan juga untuk wawancara. Sementara untuk efek suara bisa diaplikasikan dalam proses editing dengan catatan memaksimalkan efek suara namun tidak berkesan berlebihan sehingga bisa menghasilkan video yang berkualitas.

Perhatikan Latar Belakang

Latar belakang yang berantakan bisa membuat penonton terdistraksi. Ada baiknya mengakali latar belakang yang kurang tepat dengan memindahkan talent maupun ambil angle lain. Cari latar belakang yang menarik dan kontras agar dapat memudahkan pada saat proses editing. Penonton bisa kesulitan melihat objek kalau tone-nya terlalu membaur dengan latar belakang.

Skrip dan Storyboard: Sudah Siap?

Skrip dan storyboard adalah kunci utama dalam pembuatan video karena sangat membantu dalam proses produksi dan memudahkan tim pascaproduksi juga terutama pada saat proses editing. Adanya storyboard semua pengambilan gambar akan lebih teratur dan terencana. Talent juga lebih mudah memahami posisi blocking-nya selama didepan kamera. Dengan adanya skrip dan storyboard bisa membuat proses pembuatan video lebih matang dan teratur. (EL)

Share This Story, Choose Your Platform!